Mampir di Beritagar: Universitas Krisnadwipayana

Mampir di Beritagar: Universitas Krisnadwipayana
Mampir di Beritagar: Universitas Krisnadwipayana
© beritagar.id /beritagar.id

Dunia pendidikan saat ini sedang mengalami percepatan jati diri. Hal ini berlaku bahkan hampir diseluruh belahan dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Menilik dari berbagai tragedi yang sudah terjadi, telah menciptakan berbagai sejarah baru bagi dunia pendidikan termasuk pendidikan di Indonesia.

Perubahan demi perubahan, serta perkembangan sarana dan prasarana telah meningkatkan inovasi dari berbagai aspek pendidikan tentu menjadi pekerjaan rumah tanpa akhir bagi seluruh penggerak di bidang ini.

Perkembangan bagian dalam, hingga pengembangan media pembelajaran atau infrastruktur pendukung menjadi fokus utama yang selalu dipikirkan setiap harinya untuk terus memberikan kesinambungan dan peningkatan bagi dunia pendidikan.

Berdasarkan kenyataan tersebut, membuat berbagai akademisi berlomba-lomba untuk menemukan inovasi terbaru yang mampu mengembangkan dan menciptakan kurikulum yang baik bagi pendidikan Indonesia.

Sekolah dasar, menengah hingga universitas saat ini terus melakukan uji coba mengenai inovasi baru yang akan diterapkan untuk para siswa dan juga pengajar.

Hal tersebut yang kemudian menuntut para instansi pendidikan beserta akademisi untuk ikut aktif berperan menjaring berbagai relasi baik itu instansi setingkat, organisasi massa, komunitas hingga media nasional untuk mencari informasi dan juga data terkait fokus yang hendak dipelajari.

Kesempatan itulah yang digunakan oleh Universitas Krisnadwipayana datang mengunjungi Beritagar.id untuk berbagi informasi dan bedah konten pada hari Jumat, 14 September 2018.

Sebanyak 25 Dosen beserta Dekan Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana tiba di kantor Beritagar.id pukul 14.00 WIB, yang kemudian disambut oleh pihak dari Beritagar.id yaitu Martyn Kho.

Kehadiran rekan-rekan akademisi Universitas Krisnadwipayana mendapatkan sambutan hangat dari rekan-rekan karyawan Beritagar.id yang membuat acara persiapan ramah tamah yang diisi dengan ngobrol santai, dan saling berbincang bertukar informasi dan antusias masing-masing terasa begitu hangat.

Kegiatan bedah konten kali ini, dihadirkan dengan 3 sesi pemateri yang berbeda namun selaras dengan kebutuhan dari Universitas Krisnadwipayana.

Sesi pertama yaitu perkenalan mengenai Beritagar.id yang disampaikan oleh Martyn Kho selaku Marketing Activation Beritagar.id. Pemaparan materi yang pertama ini, dibahas secara ringan namun mendalam, yang diantaranya membahas mengenai tahun pertumbuhan Beritagar.id, feature, konten, hingga bagaimana sebenarnya Beritagar.id bekerja untuk membuat berita termasuk dalam penggunaan robot.

Profil pembaca pun tidak lupa disampaikan oleh Martyn dalam pemaparannya. Lebih lanjut, Ia menjelaskan mengenai berbagai produk dan layanan yang disediakan oleh Beritagar.id seperti, Lokadata yang bisa juga dikatakan sebagai Data Driven, Living Data, Business Intelligence Dashboard, Konten Pemasaran seperti artikel-artikel interaktif, infografik, longform, komik/ilustrasi, videografik dan video produksi, serta event, banner ads dan affiliate sales.

Selama pembahasan materi pengenalan mengenai media profile Beritagar.id, rekan-rekan akademisi dari Universitas Krisnadwipayana terlihat sangat menikmati kesempatan tersebut, termasuk dalam antusiasme untuk menampung berbagai pertanyaan menarik yang pada akhir pemaparan materi akan diberikan sesi tanya jawab.

Selanjutnya, pada sesi kedua materi pembahasan yang akan disampaikan mengenai Online Journalism yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Data Driven dan disampaikan oleh Data Journalist Beritagar.id yaitu Aghnia.

Dalam kesempatan ini, berbagai hal mengenai data yang tersedia dan disediakan oleh Beritagar.id diungkapkan secara menyeluruh.

Diawali dengan bagaimana pengalaman serta cara pandang Aghnia dalam melihat situasi dan kondisi jurnalisme yang ada di Indonesia, yang dalam beberapa kali kesempatan juga dibandingkan dengan jurnalisme luar yang juga pernah Ia tekuni.

Aghnia mengaku, bahwa sebenarnya bagaimana konten dan data yang dibuat oleh Beritagar.id adalah sesuatu yang baru dan sangat menarik. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan cara kerja dalam pencarian, pengumpulan, dan pengolahan data yang dilakukan oleh Beritagar.id.

Terutama ketika menyadari bahwa kehadiran Beritagar.id bukanlah media online yang hanya melihat dan berpatok kepada kecepatan traffic yang terjadi melainkan ada sesuatu lainnya yang hendak disampaikan melalui berita-berita yang disampaikan oleh Beritagar.id yaitu mengenai akurasi.

Ketepatan suatu berita yang akan di publish haruslah berita yang memang sudah melalui penelusuran data sehingga yang terjadi bukanlah hanya cepat namun simpang siur, melainkan tepat dan memberikan jawaban kepada masyarakat khususnya pembaca Beritagar.id mengenai isu atau kasus yang sedang terjadi.

Pemateri kedua kali ini membahas lebih serius mengenai data, mengingat Beritagar.id merupakan salah satu media online yang hadir dengan cara yang menarik dalam memberikan suatu data kepada pembacanya yaitu melalui sebuah infografik.

Data-data yang sudah tersedia akan diolah lebih lanjut melalui berbagai software dengan tujuan untuk meringkas dan menyimpulkan data tersebut sampai dengan titik terakhir tanpa menghilangkan intisari dari data tersebut, dan inilah yang menjadi daya tarik karena adanya konsistensi Beritagar.id dalam penyampaian materi yang sederhana dengan tujuan untuk membantu pembacanya mengerti dan memahami tentang inti dari suatu berita atau kasus yang hendak dibahas tanpa harus rumit menerjemahkan bahasa media.

Selanjutnya, Aghnia juga menjelaskan tentang berbagai sumber yang dijadikan acuan oleh Beritagar.id yang tentunya dengan validitas yang bisa dipertanggung jawabkan.

Lebih lanjut, pada sesi dua kali ini, Aghnia mengemas penyampaian materinya dengan lebih ringan, dengan sesekali diselipkan candaan dan interaksi dengan rekan-rekan akademisi dari Universitas Krisnadwipayana dengan harapan bahwa materi yang rumit dapat dipahami dan memberikan suatu wawasan baru bagi para akademisi yaitu dosen dan juga dekan dari Universitas Krisnadwipayana.

Pada akhirnya, kegiatan pada sesi ke dua kali ini harus diakhiri dikarenakan sudah memasuki jam istirahat, yang diisi dengan obrolan-obrolan santai antara pihak Universitas Krisnadwipayana dengan pihak dari Beritagar.id sembari menikmati camilan khas yang telah disuguhkan di ruangan pertemuan tersebut.

Hingga tiba pada sesi terakhir, yaitu sesi tiga yang membahas lebih dalam lagi yaitu mengenai NLP and Machine Learning yang disampaikan oleh NLP Engineer yaitu Kun Budiharta. Kun, begitu panggilan akrabnya menjelaskan tentang bagaimana sebenarnya dasar-dasar dari Neuro-linguistic programming atau yang lebih familiar disebut dengan NLP dan Mechine Learning itu sendiri.

Diawali dengan penjelasan mengenai Robotorial, yang menjadi salah satu eksperimen terbaru dalam rangka memasuki usia ketiga tahun Beritagar.id, oleh karena itu sistem Robotorial sendiri merupakan suatu sistem baru yang kedepannya akan terus mengalami perkembangan dan inovasi.

Menjelaskan NLP dengan pengertiannya yang rumit, Kun justru lebih memilih menyederhanakan penyebutannya sebagai Focus Text Processing yaitu unstructural data dengan tujuan yaitu untuk mencari dan menemukan 5W dan 1H dari sebuah konten.

Proses pengerjaannya pun tidaklah sederhana, dibutuhkan setidaknya tiga proses kesinambungan untuk sampai pada akhir pemberitaan yaitu berupa dokumen.

Proses pertama adalah pre-process yaitu merubah raw data menjadi data terstruktur yang terdiri dari beberapa tahapan diantaranya scraping data, cleaning data yang bertujuan untuk menghilangkan noise-noise pada data dan standarisasi.

Proses kedua disebut dengan processing yang terdiri dari classification yang berguna untuk mengelompokan berita berdasarkan kategorinya, cluster berguna untuk mengelompokan berita berdasarkan topik yang sedang dibicarakan, summary, dan tokenisasi. Tahapan kedua ini juga dapat disebut dengan build model.

Proses yang terakhir atau proses ketiga adalah Post Processing yang sering dikenal dengan sistem pengerjaan oleh robot Beritagar.id yang terdiri dari Semar, Petruk, Gareng, dan Krisna yang bertugas sebagai editornya. Ketika ketiga tahapan tersebut sudah dilalui, barulah akhir pemberitaan atau kurasi multi artikel dokumen sebuah berita atau konten dapat ditemukan.

Hingga pada akhirnya, masuk ke sesi tanya jawab yang meliputi berbagai pertanyaan rangkuman dari ketiga sesi tersebut.

Pertanyaan pertama yang disampaikan oleh salah seorang akademisi yaitu Harjono adalah mengenai pengertian dari tagline Beritagar.id yaitu Merawat Indonesia, kemudian bagaimana dengan clearing house dan bagaimana cara hidup Beritagar.id tanpa adanya iklan pop up atau iklan yang tertera di halaman website Beritagar.id.

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab tuntas oleh Martyn. Disusul dengan pertanyaan selanjutnya adalah mengenai pertanyaan intern tentang bagaimana kerjasama yang terjadi, publikasi suatu jurnal dan unit penelitian pengabdian masyarakat. Secara keseluruhan dapat dinyatakan bahwa seluruh data yang tertera di halaman website Beritagar.id adalah untuk masyarakat umum.

Pihak Beritagar.id memberikan keleluasaan kepada seluruh pengguna internet menggunakan berbagai data yang tersedia untuk berbagai keperluan dan tujuan yang baik agar dapat mengakses bebagai data sesuai kebutuhan di laman Beritagar.id yang sudah dikemas secara interaktif sehingga memudahkan para penggunanya untuk mendapatkan informasi seputar data tersebut.

Pada kegiatan kunjungan yang terakhir, rekan-rekan dari Universitas Krisnadwipayana diberikan kesempatan untuk melihat bagaimana proses kerja di kantor Beritagar.id.

Rekan-rekan akademisi satu persatu melihat dan mengamati bagian-bagian kerja yang ada di dalam struktural Beritagar.id yang dipandu oleh Martyn sembari memberikan penjelasan dengan ramah mengenai apa saja yang sedang dikerjakan di setiap ruangan.

Kegiatan kunjungan dan tur proses kerja berlangsung sangat menyenangkan, termasuk karena adanya interaksi yang sangat baik antara rekan-rekan akademisi dengan rekan-rekan media. Kunjungan ditutup dengan berfoto bersama di depan pintu masuk kantor Beritagar.id.

BACA JUGA