Mampir di Beritagar: Mahasiswa Jurnalistik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Mampir di Beritagar: Mahasiswa Jurnalistik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Mampir di Beritagar: Mahasiswa Jurnalistik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
© beritagar.id /beritagar.id

Kali pertama bagi mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dari kota Serang, Banten untuk mampir di kantor Beritagar.id. Mahasiswa jurusan jurnalistik ini datang untuk belajar mengenai jurnalisme di Beritagar.id.

Sebanyak 45 mahasiswa bersama dengan dosen pendamping mereka mengikuti kegiatan sharing yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Martyn Kho, salah satu tim dari Beritagar.id. Diawali dengan penjelasan singkat mengenai Beritagar.id, para mahasiswa pun mendapatkan informasi mengenai apa, bagaimana, serta apa saja yang membedakan Beritagar.id dengan media daring lainnya.

Memasuki sesi pembahasan, teman-teman dari Untirta dijelaskan langsung mengenai jurnalisme oleh Wakil Pemimpin Redaksi Beritagar.id yaitu Kang Dian (Rahadian P. Paramita)

Kang Dian mengawali dengan melampirkan sebuah quote pada presentasinya yang tertulis, Jurnalisme digital, salah satu definisi: Penggunaan teknologi digital untuk menggali informasi, memproduksi, dan menyampaikan berita atau informasi kepada masyarakat yang semakin melek komputer.

Selanjutnya, dijelaskan secara tegas bahwa untuk bisa mengikuti era baru jurnalisme, seorang jurnalis dituntut untuk memiliki kemampuan baru dalam jurnalisme komputerisasi. Proses pencarian data ini akan diakhiri dengan keterampilan sebagai pencerita yang baik, hingga sebuah berita bisa di rilis ke khalayak umum.

Persoalan mengenai analisis data pun, menjadi catatan tersendiri dalam pemaparan Kang Dian. Sering kali para jurnalis justru terlalu fokus kepada hal-hal yang sangat spesifik sehingga lupa pada data-data dunia secara general. Hal itu tidaklah melulu baik, karena jurnalis harus mengabdi pada publik, untuk bisa mengubah yang salah dengan fakta yang benar. Pemaparan ini pun diikuti dengan menunjukan data statistika yang pernah dibuat oleh Beritagar.id.

Bagian yang sangat menarik bagi teman-teman calon jurnalis Untirta adalah ketika membahas mengenai penggunaan robot dalam pencarian data. Mereka terlihat antusias ketika Kang Dian menceritakan tentang natural language processing. Bagaimana sebuah robot pencari data juga harus diajarkan bahasa ibu, sampai pada contoh robot pencari data lainnya yang ada di dunia.

Selintas Kang Dian mengatakan bahwa tantangan di era 4.0 adalah mengembalikan manusia ke kemampuan yang lebih lengkap (explore). "Era teknologi yang semakin banyak mesin mengindikasi bahwa manusia harus kembali ke fitrahnya." kata Kang Dian.

Melengkapi pemaparan dari Kang Dian, salah satu tim bagian data jurnalisme, Aghnia membagikan ilmunya untuk teman-teman Untirta.

Menjelaskan tentang proses dan aplikasi dalam pengolahan data, Aghnia memberikan penjelasan dengan cara yang menyenangkan. Diakhir pemaparannya, Aghnia berpesan untuk para calon jurnalis yaitu jurnalis bukan hanya menulis tetapi jurnalis adalah kemampuan untuk memahami dan mencari konteks dari sebuah berita.

Kegiatan kali ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Diawali dengan pertanyaan mengenai pengalaman pribadi dalam pengolahan data bagi Kang Dian dan Aghnia, penentuan data yang akan diulas, sumber pengambilan data, hingga pertanyaan mengenai cara kerja robot jurnalis dan tips and trick untuk menjadi jurnalis data yang baik.

Akhirnya, Kang Dian mengatakan bahwa dibutuhkan sebuah sikap skeptis yang lebih tinggi lagi, hal ini supaya jurnalis tidak hanya melihat pada apa yang sedang trend, tetapi pada apa yang seharusnya masyarakat juga ketahui.

Antusiasme mereka pun berlanjut, ketika diberikan kesempatan untuk melihat ruang kerja di kantor Beritagar.id, hingga ditutup dengan foto bersama di depan kantor Beritagar.id.

BACA JUGA