Journocoders Ketujuh: Visual Journalism bersama BBC

Journocoders Ketujuh: Visual Journalism bersama BBC
Journocoders Ketujuh: Visual Journalism bersama BBC
© beritagar.id /beritagar.id

Journocoders merupakan sebuah bagian dari Journoders di London, bertujuan untuk menyediakan sebuah wadah setiap bulannya bagi para jurnalis dan orang - orang yang bergerak di bidang media di Indonesia.

Journocoders menjadi wadah untuk berkumpul dan belajar bersama mengenai scraping, analysis dan visualisation dan berbagi informasi mengenai data - driven story.

Komunitas ini, didirikan pertama kali pada bulan Maret tahun 2018.

Pada dasarnya dalam setiap pertemuan yang dilakukan oleh komunitas Journocoders, bukan hanya sebagai tempat pengembangan atau sekedar belajar dan berbagi bersama tetapi tidak jarang juga sebagai sesi bersantai sekedar minum teh atau kopi sembari berbincang hangat.

Diawali pada bulan Maret tahun ini, Journocoders untuk pertama kalinya mengadakan pertemuan di kantor Beritagar.id dengan mengundang Guardian's Data Journalist yaitu Pamela Duncan sebagai pembicara yang menjelaskan mengenai berbagai inspirasi dan pengetahuan mengenai data journalism untuk publikasi dan juga Aghnia Adzkia yang merupakan tim data dari Beritagar.id untuk memberikan seminar mengenai Google Spreadsheet Analysis.

Hingga saat ini, Journocoders telah melakukan tujuh kali pertemuan, yang secara rutin dilaksanakan di Beritagar.id.

Journocoders membahas isu dan mempelajari materi yang berbeda setiap pertemuannya, termasuk di pertemuan terakhir pada hari Sabtu, 29 September 2018 dengan tema Visual Journalism with BBC's Alli Shultes and Creating Maps with Tableau & AmChart.

Sebanyak 34 jurnalis dan orang-orang media mengikuti kegiatan yang sudah dimulai sejak pukul tiga sore.

Dalam kesempatan kali ini, Journocoders mengadakan dua sesi pembahasan, yaitu Creating Map with Tableau and AmChart yang disampaikan oleh Aghnia Adzkia dan dilanjutkan dengan sesi teleconference yang berdiskusi dan membahas isu bersama dengan tim dari BBC yaitu Alli Shultes.

Aghnia Adzkia memberikan contoh tentang bagaimana membuat sebuah visualisasi data rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara ke Indonesia dengan menggunakan peta dari software Tableau dan AmChart.

Software ini secara garis besar berguna untuk mereka yang bekerja di bagian newsroom, hal tersebut dikarenakan kemudahannya dalam penggunaan software itu sendiri. Aghnia menambahkan, akan berbeda halnya ketika menggunakan software lainnya seperti AmChart, karena untuk bisa menggunakan software ini diperlukan keahlian lebih untuk bisa memahami bahasa pemrograman seperti HTML, CSS dan Javascript.

Tetapi terlepas dari itu semua, penggunaan AmChart pada dasarnya akan jauh lebih memudahkan kita sebagai pengguna untuk bisa custom peta sesuai dengan yang dibutuhkan.

Selesai berdiskusi mengenai software Tableau dan AmChart, kegiatan diskusi dilanjutkan dengan pembahasan melalui teleconference.

Dalam kesempatan ini, Alli Shultes berbicara mengenai proses pembuatan interactive visoul journalism project mereka yaitu Crossing Divides.

Proyek ini memfokuskan permasalahan kepada tiga isu yaitu, Gun Controlc, Syrian Refugee, dan Age Division yang mereka sediakan dalam bentuk visualidasi interaktif seperti chat bot, yang dapat dilihat melalui link berikut http://crossingdivides.bbcnewslabs.co.uk/

Mereka menginginkan dengan adanya fitur tersebut mampu mengajak para pembacanya untuk aktif menjawan pertanyaan dari jawaban yang sudah disediakan, dalam hal ini bisa respons positif sampai dengan respons negatif.

Secara keseluruhan kegiatan yang dilakukan selama kurang lebih tiga jam ini diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh antusiasme. Hal ini terlihat dari keseriusan mereka ketika menyaksikan pemaparan yang diberikan oleh masing-masing narasumber.

BACA JUGA