Beritagar Mampir: The 16th UI Journalist Days

Beritagar Mampir: The 16th UI Journalist Days
Beritagar Mampir: The 16th UI Journalist Days
© beritagar.id /beritagar.id

Pada minggu kedua bulan April 2018, Beritagar.id mendapat kehormatan untuk terlibat pada acara The 16th UI Journalist Days yang diadakan oleh Badan Otonom Economica, pers mahasiswa sekaligus organisasi mahasiswa tertua di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Pada penyelenggaraan Journalist Days ke-16, tema yang diangkat adalah "The Future of Data-driven Journalism", terdiri dari beberapa rangkaian acara: seminar, lomba foto jurnalistik dan infografik, pelatihan jurnalisme data, forum diskusi nasional, dan media visit.

Melihat matangnya persiapan yang dilakukan oleh Economica, Beritagar.id bersedia untuk mengisi rangkaian acara Seminar, Media visit, Pelatihan Journalisme Data, serta melakukan Penjurian Lomba "Call For Paper: The Future of Data Driven Journalism"

SEMINAR

Hari pertama penyelenggaraan rangkaian acara, dibuka dengan Seminar "Data: Mengubah Haluan Jurnalisme".

Dibuka oleh moderator Aghnia Adzkia (Data Journalist Beritagar.id), seminar ini diawali dengan presentasi masing-masing narasumber yaitu Abdul Manan, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (Redaktur Majalah Tempo), Zen RS (Editor at large Tirto.id) dan Rahadian P. Paramita (Wapemred Beritagar.id).

Narsum dipandu Moderator membahas kemungkinan adanya kekeliruan dari jurnalisme data, misalnya pemanfaatan data yang keliru untuk kepentingan tertentu, potensi manfaat jurnalisme data yang belum terealisasi dengan baik di dunia dan di Indonesia, serta sejarah jurnalisme data (sebelum era media daring), dan penggunaannya pada masa depan.

Seminar ditutup dengan kesimpulan singkat oleh Moderator dari hasil diskusi selama kurang lebih dua jam.

Media Visit ke kantor Beritagar.id dilakukan pada Selasa, 10 April jam 14.00. Sebanyak 30 mahasiswa beragam jurusan yang telah mendfatar melalui panitia The 16th Journalist Days, hadir di Beritagar.id.

Seperti biasa, acara dibuka dengan perkenalan, oleh Martyn, tim Marketing Beritagar.id yang mempresentasikan seputar Beritagar.id, penggunaan teknologi, keunggulan, serta perbedaan Beritagar.id dan media daring lain.

Selanjutnya Kang Dian (Rahadian, Wapemred Beritagar.id) memberi materi Data Driven Journalism. Sebuah materi 'sederhana' yang cukup pelik dalam proses pengerjaannya, namun dapat membuat perbedaan besar pada hasil akhir sebuah karya jurnalistik.

TRAINING VISUAL JOURNALISM

Rangkaian acara ketiga yang diikuti Beritagar.id adalah Training Visualisasi Data.

Training ini diadakan di Jakarta Creative Hub, Thamrin. Tingginya animo seputar dData Driven Journalism membuat Visualisasi Data ikut berkembang.

Bagaimana data yang telah dikumpulkan, disortir, dianalisa, disajikan tidak hanya dalam bentuk tulisan (narasi) namun juga dalam bentuk grafik yang menarik.

Perihal penyajian data ini merupakan materi yang diberikan oleh Cornelius Agung & Kaka Prakasa dari tim Lokadata Beritagar.id.

Sebelum acara, pemateri telah mengirimkan data-set dan instruksi, untuk pendaftaran dan instalasi beberapa aplikasi umum yang mudah digunakan dalam proses visualisasi data.

Durasi dua setengah jam tampaknya kurang melihat antusias peserta yang kian tertarik memvisualisasikan data dalam bentuk grafik yang menarik.

Dengan panduan pemateri yang turun langsung, semua peserta bisa lebih memahami, serta membuat visualisasi data yang menarik.

Kami berharap peserta terus melatih kemampuan visualisasi data yang bisa digunakan dalam dunia professional di masa depan.

Penjurian Call For Paper: The Future Of Data Driven Journalism

Hari Kamis, 12 April 2018 merupakan hari terakhir rangkaian acara The 16th UI Journalist Days.

Hari ini Kang Dian ditemani oleh Martyn kembali ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI untuk menjadi Juri lomba Call For Paper yang diikuti 14 tim dari beragam Universitas di Indonesia.

Dengan minimnya pengetahuan jurnalisme yang dimiliki peserta karena kebanyakan justru datang dari luar jurusan jurnalistik, kami terkesan pada semangat mereka mengerjakan paper sesuai petunjuk dari panitia.

Meski hasilnya masih jauh dari harapan, kami berharap event seperti ini terus diadakan hingga mahasiswa terus mengasah kemampuan mereka seputar dunia Jurnalisme dengan mengikuti lomba penulisan seperti ini.

BACA JUGA